Rabu, 10 September 2014

CERITA SEPUTAR DINAS KESEHATAN

DINAS KESEHATAN
 






Untuk melengkapi tugas PPA dari jurusan IKM di UNNES, aku akan sharingkan beberapa informasi tentang Dinas Kesehatan.Pada kesempatan kali ini aku akan jelasin informasi tentang Dinas Kesehatan di Kota Semarang. Nah biar lebih jelas kita bagi ke point point di bawah ini :
Apa sih fungsi Dinas Kesehatan ?
Sebelum ke fungsi, perlu kalian tahu bahwa Dinas Kesehatan kota Semarang ada di Jalan Pandanaran 79 sementara yang Provinsi Jawa Tengah ada di Jalan Piere Tendean no 24 di Semarang. Nah, pada umumnya fungsi Dinas Kesehatan itu sendiri didirikan ya mengelola kegiatan kesehatan di Indonesia. Tapi tugas pokok dan fungsi yang lebih spesifik yaitu :
ü  Mengelola dan menetapkan kebijakan pelaksanaan perkembangan kesehatan di Indonesia baik yang dasar sampai umum. Contohnya : mengelola rujukan.
ü  Pembinaan umum dibidang kesehatan meliputi pendekatan peningkatan (promotif), pencegahan (preventif), pengobatan (kuratif), pemulihan (rehabilitatif) dan berdasarkan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Gubernur Jawa Tengah dibawah MenKes. Contohnya : mengelola penyuluhan pencegahan terhadap penyakit Demam Berdarah
ü  .Penetapan anggaran untuk pelaksanaan kegiatan kesehatan. Ini biasanya diajukan ke Badan Keuangan daerah maupun pusat tergantung letak Dinkes.’

Kegiatan apa saja yang dilaksanakan di Dinas Kesehatan dan Fasilitas apa yang mendukung kegiatan tersebut ?

Untuk merealisasikan fungsi dari Dinas Kesehatan, untuk itu Dinas Kesehatan memiliki beberapa kegiatan yang ia kelola bersama seluruh petugas kesehatan dari jajaran pusat sampai daerah yang bertatap langsung dengan masyarakat demi pencapaian sasaran mengenai standart kesehatan yaitu pengelolaan di bidang :

ü  Program obat dan berbekalan kesehatan, misalnya dengan pengawasan terhadap kualitas obat yang akan di edarkan ke masyarakat serta pengelolaan produksi obat bagi rakyat miskin. Selain itu dibantu BPOM, Dinkes juga mengawasi makanan yang beredar di masyarakat agar layak untuk dikonsumsi.
ü  Program Upaya Kesehatan Masyarakat, misalnya dengan pengadaan promosi kesehatan di masyarakat yang biasa kita kenal dengan penyuluhan kesehatan baik pencegahan maupun penanganan penyakit menular dan tidak menular. Selain itu telah direalisasikan dengan beberapa pengobatan gratis guna meningkatkan kesehatan rakyat miskin.
ü  Program Perbaikan Gizi Masyarakat, misalnya dengan dikelolanya kegiatan Posyandu serta pemeriksaan kualitas gizi dan kelayakan di beberapa pabrik makanan.
ü  Program Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin, misalnya dengan dikelolanya pengadaan Askes dan Jamkesmas yang saat ini telah diperbaharui dengan progam BPJS.
ü  Program Pengadaan, Peningkatan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Puskesmas/ RS, yaitu dengan ditetapkannya anggaran untuk melengkapi dan memperbaiki fasilitas yang ada di RS dan Puskesmas demi terselenggaranya pelayanan kesehatan yang lebih lengkap dan memadai. Selain itu juga ditunjang dari sisi peningkatan kualitas SDM dengan mengadakan pelatihan pelayanan kesehatan demi terwujudnya pelayanan yang professional.
ü  Program Peningkatan Keselamatan Pasien, biasanya tiap Puskesmas dan Rumah Sakit menyediakan asuransi bagi keselamatan masyarakat ketika menjadi pasien yang dikelola oleh Dinas Kesehatan. HalHHal ini berguna dalam mempertanggungjawabkan keselamatan pasien dalam profesionalitas kerja para aparatur kesehatan.


Apa sih hubungan IKM dengan Dinas Kesehatan ?
Dalam ilmu Kesehatan Masyarakat terdapat 4 fokus pembelajaran yaitu di bidang : epidemiologi, gizi kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan dan kesehatan kerja, serta promosi kesehatan. Dari fokus pembelajaran tersebut dapat dilihat bahwa anak anak IKM diajarkan tentang bagaimana mempromosikan kegiatan  kesehatan, mengidentifikasi kesehatan di masyarakat, memperkirakan tarif kesehatan, mengatur lingkungan kerja yang aman, menganalisis gizi dan merancang diet penyakit dan masi banyak lagi. Dari pembelajaran tersebut bisa kita simpulkan bahwa lulusan IKM dipersiapkan bekerja di bidang kesehatan yang kegiatanya sama dengan kegiatan yang di selenggarakan Dinas Kesehatan. Dengan kata lain lulusan IKM adalah kaki tangan Dinas Kesehatan yang terjun langsung ke dalam masyarakat.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa prospek kerja lulusan IKM mayoritas berada di Dinas Kesehatan. Itulah mengapa mahasiswa baru IKM diminta untuk mengenal Dinas Kesehatan di daerah masing-masing. Agar dapat mengerti jenis pekerjaan apa saja yang akan dihadapi dan dijalani mahasiswa ketika hendak bekerja di Dinas Kesehatan. Meskipun demikian bukan berarti lulusan IKM pasti bekerja di Dinas Kesehatan, sebab banyak pekerjaan yang bisa dikerjakan setelah lulus dari jurusan Kesehatatan Masyarakat antara lain menjadi manajer perusahaan farmasi dan alat kesehatan,  manajer K3L di beberapa instansi pemerintah seperti Telkom, supervisor di restoran atau hotel, menjadi ahli statistik dan tim teknis di BKKBN, Bapenas, dan masih banyak lagi. Intinya prospek pekerjaan dari lulusan IKM memang sebagian besar terfokus dan banyak berada dalam naungan Dinas Kesehatan namun jika mahasiswa bisa jeli dan ulet sebenarnya banyak prospek pekerjaan yang bisa diraih di berbagai bidang yang membutukan lulusan IKM demi tercapainya kesuksesan. Asalkan tekun dan rajin berdoa serta rajin menjalin hubungan dengan sesama maka segala prospek pekerjaan IKM bisa membawa kesuksesan. Dan ingat : Tiada sukses yang diraih tanpa usaha yang bearti !” Sekian informasi yang saya bagikan berdasarkan beberapa observasi. Terimakasih.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar