DINAS KESEHATAN
Untuk melengkapi tugas PPA dari jurusan IKM di
UNNES, aku akan sharingkan beberapa informasi tentang Dinas Kesehatan.Pada
kesempatan kali ini aku akan jelasin informasi tentang Dinas Kesehatan di Kota
Semarang. Nah biar lebih jelas kita bagi ke point point di bawah ini :
Apa sih fungsi Dinas Kesehatan ?
Sebelum ke fungsi, perlu kalian
tahu bahwa Dinas Kesehatan kota Semarang ada di Jalan Pandanaran 79 sementara
yang Provinsi Jawa Tengah ada di Jalan Piere Tendean no 24 di Semarang. Nah,
pada umumnya fungsi Dinas Kesehatan itu sendiri didirikan ya mengelola kegiatan
kesehatan di Indonesia. Tapi tugas pokok dan fungsi yang lebih spesifik yaitu :
ü Mengelola dan menetapkan kebijakan pelaksanaan
perkembangan kesehatan di Indonesia baik yang dasar sampai umum. Contohnya :
mengelola rujukan.
ü Pembinaan umum dibidang kesehatan meliputi
pendekatan peningkatan (promotif), pencegahan (preventif), pengobatan
(kuratif), pemulihan (rehabilitatif) dan berdasarkan kebijaksanaan yang
ditetapkan oleh Gubernur Jawa Tengah dibawah MenKes. Contohnya : mengelola
penyuluhan pencegahan terhadap penyakit Demam Berdarah
ü .Penetapan anggaran untuk pelaksanaan kegiatan
kesehatan. Ini biasanya diajukan ke Badan Keuangan daerah maupun pusat
tergantung letak Dinkes.’
Kegiatan apa saja yang dilaksanakan
di Dinas Kesehatan dan Fasilitas apa yang mendukung kegiatan tersebut ?
Untuk merealisasikan fungsi dari Dinas Kesehatan,
untuk itu Dinas Kesehatan memiliki beberapa kegiatan yang ia kelola bersama
seluruh petugas kesehatan dari jajaran pusat sampai daerah yang bertatap langsung
dengan masyarakat demi pencapaian sasaran mengenai standart kesehatan yaitu
pengelolaan di bidang :
ü Program obat dan berbekalan kesehatan, misalnya
dengan pengawasan terhadap kualitas obat yang akan di edarkan ke masyarakat
serta pengelolaan produksi obat bagi rakyat miskin. Selain itu dibantu BPOM,
Dinkes juga mengawasi makanan yang beredar di masyarakat agar layak untuk
dikonsumsi.
ü Program Upaya Kesehatan Masyarakat, misalnya dengan
pengadaan promosi kesehatan di masyarakat yang biasa kita kenal dengan
penyuluhan kesehatan baik pencegahan maupun penanganan penyakit menular dan
tidak menular. Selain itu telah direalisasikan dengan beberapa pengobatan
gratis guna meningkatkan kesehatan rakyat miskin.
ü Program Perbaikan Gizi Masyarakat, misalnya dengan
dikelolanya kegiatan Posyandu serta pemeriksaan kualitas gizi dan kelayakan di
beberapa pabrik makanan.
ü Program Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin,
misalnya dengan dikelolanya pengadaan Askes dan Jamkesmas yang saat ini telah
diperbaharui dengan progam BPJS.
ü Program Pengadaan, Peningkatan dan Perbaikan Sarana
dan Prasarana Puskesmas/ RS, yaitu dengan ditetapkannya anggaran untuk
melengkapi dan memperbaiki fasilitas yang ada di RS dan Puskesmas demi terselenggaranya
pelayanan kesehatan yang lebih lengkap dan memadai. Selain itu juga ditunjang
dari sisi peningkatan kualitas SDM dengan mengadakan pelatihan pelayanan
kesehatan demi terwujudnya pelayanan yang professional.
ü Program Peningkatan Keselamatan Pasien, biasanya
tiap Puskesmas dan Rumah Sakit menyediakan asuransi bagi keselamatan masyarakat
ketika menjadi pasien yang dikelola oleh Dinas Kesehatan. Hal ini berguna dalam
mempertanggungjawabkan keselamatan pasien dalam profesionalitas kerja para
aparatur kesehatan.
Apa sih hubungan IKM dengan Dinas
Kesehatan ?
Dalam ilmu Kesehatan Masyarakat
terdapat 4 fokus pembelajaran yaitu di bidang : epidemiologi,
gizi kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan dan kesehatan kerja, serta
promosi kesehatan. Dari fokus pembelajaran tersebut dapat dilihat bahwa anak
anak IKM diajarkan tentang bagaimana mempromosikan kegiatan kesehatan, mengidentifikasi kesehatan di
masyarakat, memperkirakan tarif kesehatan, mengatur lingkungan kerja yang aman,
menganalisis gizi dan merancang diet penyakit dan masi banyak lagi. Dari
pembelajaran tersebut bisa kita simpulkan bahwa lulusan IKM dipersiapkan
bekerja di bidang kesehatan yang kegiatanya sama dengan kegiatan yang di
selenggarakan Dinas Kesehatan. Dengan kata lain lulusan IKM adalah kaki tangan
Dinas Kesehatan yang terjun langsung ke dalam masyarakat.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa
prospek kerja lulusan IKM mayoritas berada di Dinas Kesehatan. Itulah mengapa
mahasiswa baru IKM diminta untuk mengenal Dinas Kesehatan di daerah
masing-masing. Agar dapat mengerti jenis pekerjaan apa saja yang akan dihadapi
dan dijalani mahasiswa ketika hendak bekerja di Dinas Kesehatan. Meskipun
demikian bukan berarti lulusan IKM pasti bekerja di Dinas Kesehatan, sebab
banyak pekerjaan yang bisa dikerjakan setelah lulus dari jurusan Kesehatatan
Masyarakat antara lain menjadi manajer perusahaan farmasi dan alat
kesehatan, manajer K3L di beberapa
instansi pemerintah seperti Telkom, supervisor di restoran atau hotel, menjadi
ahli statistik dan tim teknis di BKKBN, Bapenas, dan masih banyak lagi. Intinya
prospek pekerjaan dari lulusan IKM memang sebagian besar terfokus dan banyak
berada dalam naungan Dinas Kesehatan namun jika mahasiswa bisa jeli dan ulet
sebenarnya banyak prospek pekerjaan yang bisa diraih di berbagai bidang yang
membutukan lulusan IKM demi tercapainya kesuksesan. Asalkan tekun dan rajin
berdoa serta rajin menjalin hubungan dengan sesama maka segala prospek
pekerjaan IKM bisa membawa kesuksesan. Dan ingat : “Tiada sukses yang diraih tanpa
usaha yang bearti !” Sekian informasi yang saya bagikan berdasarkan
beberapa observasi. Terimakasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar